Realita Blogosphere

Ingat beberapa hari lalu ketika membaca postingan kang Achoe, ketika musibah tengah melanda dirinya, para blogger lainnya merasa simpatik. Hal ini terlihat dari komen-komen yang masuk.. sebut saja Langitjiwa Bundamenik, Hanggadamai, Masmoemet, Wanoja, Nengthree, Ridu, RyzQ, Mutiatun, Presty, Kaudanaku, Realylife, Nongkrong, nh18, Kucingkeren, Resibismo, Klepon, Neozam dkk. Kita sadari ataupun tidak disadari, mau ataupun tidak mau, blogosphere mampu menciptakan suatu atmosphere tersendiri dalam menyatukan blogger dengan latar belakang dan kultur yang berbeda. Rasa ukhuwah dan saling memiliki dalam dunia maya ini merupakan suatu fenomena nyata…

Mungkin Roy Suryo sering menuding bahwa para blogger adalah tukang tipu, berbahaya dan negative… sehingga sering membuat telinga blogger panas - bahkan kemarin komunitas BBV sempat menantang Roy Suryo - tapi nyatanya, kita bisa tengok program Jalinan Tali Kasih yang dimotori mbak Hanna, ataupun bedahgubuk versi Batagor. Apa mau dikata, itulah kebenaran sesungguhnya..

Bisa juga kita mengatakan dan menyatakan bahwa dunia disini begitu mencerahkan dan memberikan banyak ilmu bermanfaat, kita banyak belajar dari mereka yang kebetulan mempunyai kelebihan. Tidak canggung-canggung, blogger2 dengan kualitas dan kredibilitas masing2 saling berlomba mensharingkan apa-apa yang mereka bisa.. sebut saja Bang Enda, Priyadi, pak Romi, kang eko, pak Syawali, om Rosyidi, kang arul, antobilang.

Dan kita juga bisa belajar dari bang Yusril, bang wimar, pak Juwono.

Jika blogging di tjap sebagai kegiatan berbahaya, apakah tidak lebih membahayakan kehidupan sebenarnya? Kita slalu dituntut untuk mampu menjalankan roda yang semakin hari semakin berat dimana penindasan dan pertikaian manjadi bumbu wajib kehidupan..

Walaupun tidak bisa dipungkiri disemua lini pasti mempunyai kekurangan, begitu juga di blogosphere, tapi kadang aku berfikir inilah dunia yang diidamkan.. penuh kedamaian [walau kadang kedengkian-merupakan hal wajar dalam sebuah perjalanan] tapi disinilah letak pembelajaran yang amat nyata.

Bukannya utophis melihat fakta, namun logika para blogger pasti mampu menilai dan berbicara….

* Catatan ini hanyalah catatan ringan sekali dalam menyikapi kehidupan dan fakta blogosphere..

Terimakasih kepada rekan-rekan yang sering urun rembug disini (walo kadang kejar-kejaran dan main petak umpet):
Emnoer, Sunan, Kang Achoe, Mutiatun, Menik, Presty, Iephe, RyzQ, PandaSungai, Kaudanaku, Panda, Hanna, Syaffiyah, Tehaha, Qzink, Uwiuw, Masmoemet, Hanggadamai, Lainsiji, Neozam, Wanoja,

31 Responses to “Realita Blogosphere”

  1. -pertamax-

    >>> Mahal mas.. kayae hargane akan semakin mahal…. hehe [OOT]

  2. wah, baru kali ini namaku disebut2 di blog teman…

    >>> [no comment] ;)

  3. Apa ada alasan untuk tidak ngeblog???
    Ga adakan??? Tunggu apa lagi. Ayo ngeblog…!!! Biar telinga roy suryo ikut2an panas…

    >>> Ayo!

  4. dan kita mungkin tak pernah menyadari..
    kata-kata sederhana yang kita goreskan punya kekuatan..
    untuk itu, menulislah, jangan pernah bosan menyuarakan kegundahan…

    hidup bloger..!!

    >>> Setuju mas! Hidup Blogger!!

  5. bloghosphere serasa lebih indah dari dunia nyata. betul gak ya..

    >>> Hmm..coba pean bikin blog mbak… ;)

  6. hehehe…
    blogger tidak akan pernah mati kawan…
    lha wong mo nulis sesuka hati aja kok dianggep salah, ngerusak, bukankah dengan menulis kita bisa menyalurkan kreativitas? sesuka hati sih boleh, yang penting bertanggung jawab…

    anjing menggonggong kafilah berlalu…
    saya tetep akan menulis…

    titik.

    >>> Yup setuju dan tentunya kita bukanlah anjing2 itu…

  7. Alhamdulillah , terima kasih sudah menautkan saya di sini
    apapun kata Roy Suryo biarkanlah , yang penting kita tingkatkan persaudaraan sesama blogger
    gimana setuju ?

    >>> Setuju banget mas!! :)

  8. hidup blogger!
    anyway thx buat menyebutkan namakoe disinih
    its lovely…

    >>> Hidup!!
    Begitukah? TQ ;)

  9. wah dirriku juga ditautkan :)
    nah itu dia hebatnya klo kita ngeblog, bisa menjalin silaturahmi antar sesama, bahkan malah bisa menyalurkan dalam kegiatan yg positif seperti batagor tersebut.
    Btw mas, mas langit juga mw bikin kegiatan kaya gitu tuh..
    Mw ikutan :?:
    Makanya Ngeblog yukkss.. :)

    >>> Betul mas..
    Yup.. Insyallah saya daftar…. yukkss.. :)

  10. tak link ya blognya..

    >>> Yup, saya link balik

  11. saya jadi ingat kata2 seno gumira ajidarma *halah* “ketika jurnalisme dibungkam sastralah yang berbicara”. analog dg itu, saya juga hendak mengatakan, “ketika kritik masih dibungkam, bloglah yang bebicara”. menurut hemat saya banya nilai positif yang bisa kita ambil dengan melakukan aktivitas ngeblog. salah satunya adalah kebebasan untuk berekspresi. mudah2an situasi seperti ini akan terus berlanjut meski sebentar lagi akan diluncurkan UU ITE. ok, salam kreatif dan salam ngeblog!

    >>> Trimakasih pak.. suatu motivasi yang luar biasa untuk rekan blogger terutama saya sendiri.. Selama kita bisa berkespresi, harus ditunjukkan bahwa kreativitas kita tidak mati! Salam

  12. Saya ikut senang membacanya. Paling tidak bagi saya sendiri, menulis di blog — dengan demikian menjadi blogger — tidaklah dengan niat yang jahat untuk menyusahkan orang lain. Sebaliknya salah satu alasan mengapa saya menulis di blog ialah karena saya sering “dikerjain” orang lain.

    >>> Sampean PakYusril betul? Siapapun anda yang jelas saya setuju bahwa ngeblog bukanlah niat jahat dan menyusahkan orang lain.. trimakasih dah mampir :)

  13. entahlah apa yang dipermasalahkan oleh orang - orang itu tentang blogger
    yang jelas sebagai bloger baru aku sangat menikmati kegiatan baruku ini
    malah bisa dibilang skarang dah jadi hoby alias gaya hidup
    ya tho?

    >>> Yup, sebagai hoby pastilah kita enjoy menikmati…apalgi hoby positif.. Selamat ngeblog mas! :)

  14. *muka memerah coz ada namaku disini*

    mnrt moemet’z sih, manusia tuh punya dimensi dimana dia tidak bisa hidup sendiri tnp interaksi dengan mahluk laen dan unsur kehidupan yg laen. saling mengisi kekosongan antara satu sisi dengan sisi laen. banyak perbedaan tp itu adalah kekayaan. dan selama didalam jiwa kita masih mengalir pemikiran sebagai “manusia” dan darah yg mengalir di raga kita adalah “darah manusia”, insyaAllah ikatan ini tidak mudah aus oleh kerasnya gesekan2 yg bertujuan untuk memutuskannya.

    >> maaf lg moemet’z jadi komennya ga nyambung <<

    >>> Usah putih lagi ta mas mukanya? ato malah hitam.. haha
    Amiin… Itulah ciri utama manusia sebagai makhluk sosial…

  15. jangan menyerah, ah. kita sudah terbiasa bebas berekspresi di dunia blog. lagian kita juga tidak menulis yang aneh2 kok. terimakasih ya, tautnya. batewei, aku termasuk yang suka main petak umpet ya, :lol:

    >>> Siip, setuju mbak…
    saya gak bilang loh kalo mbak hanna suka main petak umpet :lol:
    [jadi teringat masa kecil...hehe :D ]

  16. blogger2 dengan kualitas dan kredibilitas masing2 saling berlomba mensharingkan apa-apa yang mereka bisa.. sebut saja Bang Enda, Priyadi, kang eko, pak Syawali, kang arul, antobilang.

    wah sungguh sy disejajarkan dengan blogger2 kredibel, padahal sy loh ecek2 aja dibanding mereka2 itu :)

    Iyah mas selama blog bisa memberikan sharing ilmu dan pengalaman bermanfaat, sejauh itu pula masa depan dari blog kita.
    semoga kita bisa saling memberi dan menerima yakz di blogsphere :)

    >>> Hmm… itu penilaian saya mas.. saya banyak belajar dari blog sampean..
    Yup…setuju, take and give ilmu serta pengalaman yang bermanfaat :)

  17. Itulah kebanyakan dari kita
    Lebih suka melihat kekurangan dan lantas mempropagandakannya.
    Seandainya Ros Suryo bisa sedikit memahami bahwa dirinya bukanlah Sang Pemilik Kebenaran maka sudah sepatutnya di tak menjadikan sedikit kekurangan untuk menjastifikasi keadaan.
    Saatnya blogger tunjukkan bahwa beribu kemaslahatan tercipta di sini.

    >>> Berjuta kemaslahatan lainnya akan terus dan terus tercipta mas…

  18. walah..walah..

    lagi2 om ooy disebut2
    cape dey
    (entah kenafa tiap kalia da namanya disebut, hilang semangat saya mo komeng) <–alesan pdhl ga tau mo komeng apa

    eh siapa yang maen petak umpet?? :mrgreen:

    >>> Sampean mo ikutan petak umpet ta mas?
    itu bunda menik jug presty… kabuur… [takut dikejar bunda n presty] :mrgreen:

  19. ” hehehehehe..(malu aku malu….) ada namaku.
    terima kasih sobat. terus berkarya ..!

    salamku,
    langitjiwa…..

    >>> Lah kok malu….
    Terus berkarya juga mas! :)

  20. iya yah akhir2 ini terasa juga susahnya jadi blogger…apa memang akan terus begitu kali yah…banyak yg komentar kayak kita2 ini artis aja. padahal emang :)

    *ngacir!

    >>> Di semua hal pasti ada kekurangan juga kesusahan mas…
    Artis? lah ko’ ngacir? [ikutan ngacir ah] :mrgreen:

  21. heh, presty dateng…
    *nyari2 yang sembunyi :P *
    sangar amat ya, presty? pengen jadi peminim aah…
    *ragu sendiri, bisa g y? xi xi :lol: *

    >>> Hmm…kayae cocokan peminim deh..biar gak sangar, tapi asyikan sangar kok..
    [lah.. ko jadi mbulet gini..hihi]
    Kalo ragu pegangan mbak… ati2 ntar jatuh :lol:

  22. asiikk.. nama presty disebut2..
    *joget2*
    *bodo, biar juga dikatain bikin takut :P *

    kali ini presty lagi baik, g bawa senjata :)
    *sembunyiin dalem2 senjata yang dibawa :P *

    @ rhyzQ :
    mz azaxs kmu kasih apa, Q? kemaren dia nangis2 tuh ngadu dipaksa nulis nama kamu di postingan inih :lol:

    >>> Joget boleh tapi jangan sampe’ kayak uut n Inul loh.. :mrgreen:
    Gitu dong dtang baik-baik…[kudu di sweeping dulu nih] :lol:

    @ rhyzQ : [Stt rahasia....presty jangan dikasi tau Q, sbenarnya kmarin dia yang nangis, ngadu ke aku..minta namanya ditautkan disini] :mrgreen:

  23. hm…..

    saya bingung nie…

    kok saya dibilang main petak umpet yach???

    wah kapan mulainya nie permainan??? :mrcool:

    >>> LAh emang sampean kpingin ta mbak? main petak umpet yuk :P

  24. ah, jangan terlalu melebih-lebihkan.. :-)
    bagaimanapun, kehidupan nyata itu ya kehidupan dunia…
    internet ini hanya dunia maya, semu.. :mrgreen:

    >>> Yup, kesemuan yang nyata dan nyata namun semu, pilih mana? :mrgreen:

  25. thanks ya dah disebut2….wekekekkkkssss jadi malu aku (halah, opo tho yo?)

    udeh…kagak useh dipikirin omongannye roy suryo, yang penting kita bisa saling memberikan manfaat melalui blog. ya nggak, ya nggak??? banyak sisi baiknya kok dari kegiatan ngeblog ini, buktinya banyak diantara blogger yang ga saling kenal tapi rasa ukhuwahnya tinggi. tul nggak tul nggak???

    >>> Ya, eh nggak, eh ya aja deh.. ya.. Setuju!!! :lol:

  26. agak telat aku tiba di sini….! menarik, mari sama-sama berkarya…

    >>> Mari!! ga da istilah terlambat bang, yang penting persaudaraan harus tetap terjaga..
    Horas!! :D

  27. Cak …
    Aku masuk sini nih …
    Bangga juga nama ku disebut-sebut disini …
    Tenk kyu yah …

    Salam saya selalu …

    >>> Tenk kyu juga mas dah mampir…
    Salam saya selalu juga :lol:

  28. [...] Anda tahu Realita Blogosphere ? Dimana Roy Suryo menjadi badut maya ? Dimana BBV dari Parijs Van Java sempat menantang keberadaan sang Pakar Telematika ? Dimana para prajurit Berpeci akan menyerang kaum Ahmadiyah disaat Jumat akan usai dalam Shalatnya ? Lalu dimanakah saya dan hubungannya dengan semua itu ? Apakah saya membahasnya ? Apakah saya mencoba terlibat dengannya ? [...]

  29. Wah aku dipanggil om, padahal aku masih 23 tahun lho.. Tp gak apa2 deh. :D Sama aja. :)>-
    Kalo masalah RS, baru kemaren itu aku posting yg ada hubungannya ama dia. Soalnya dia udah menyamakan hacker dan blogger sih :(
    Kalo sebatas blogger hanya fenomena sesaat, dll itu sih bagiku gak masalah. Tapi kalo blogger dituduh melakukan cracking, wah ini gak bisa ditolelir lagi.
    Tapi aku sih masih coba sabar aja. Soalnya RS kalo di tanggapin malah ngelunjak. Setelah dicemooh biasanya dia balesnya lebih kejam. So, kalo aku pribadi, ya aku biarin aja selama gak keterlaluan.

  30. sori baru comment nih… yang pasti, untuk saya, para blogger adalah keluarga baru saya yang seru abieezz.. the spirit… hehehe…beneran lho…

  31. ellow………

Leave a Reply